Capres, Isu Kemiskinan dan Pendidikan

Rupanya status Facebook tentang ‘kepedulian sosial’ tidak laku di facebook (saat ini, entah kemarin-kwmarin atau nanti). Kemarin saya bikin status yang mengajak kita semua untuk sedikit peduli pada anak-anak miskin (yang mungkin terancam putus atau tidak bisa sekolah) di lingkungan terdekat kita, tapi tak banyak mendapat respon. Aakah kepekaan sosial kita sudah beku?

Bukan Tim Sukses

Sebetulnya ini status tak penting. Namun, saya merasa perlu menuliskannya — minimal — untuk kembali mengingatkan diri sendiri agar tak larut dalam hiruk pikuk dan hujat-menghujat soal capres. Saya memang tidak berada di posisi seperti sejumlah teman (yang mungkin saja dibayar atau pun tidak dibayar) untuk mendukung sekaligus menghantam capres tertentu.

Tentang Kontroversi 33 Tokoh Sastra Paling Berpengaruh

MUSTAFA ISMAIL | @musismail | Peluncuran buku “33 Tokoh Sastra Paling Berpengaruh” di PDS HB Jassin, Jumat, 3 Januari 2014 lalu telah menimbulkan berbagai respon dari kalangang peminat dan pegiat sastra. Mereka dipilih oleh kurator yang dinamakan Tim 8, yakni Jamal D Rahman, Acep Zamzam Noor, Agus R Sarjono, Ahmad Gaus, Berthold Damshäuser, Joni Ariadinata, Maman S Mahayana, dan Nenden […]

Bertanyalah Sebelum Dilarang

Minggu pagi, 29 Desember 2013, saya bersama Edgina, putriku, naik becak dari mulut Jalan Yos Sudardo, seberang alun-alun Batang, Jawa Tengah. Kami habis jalan-jalan pagi dan duduk-duduk di alun-alun. Kami sempat membeli batagor di bagian selatan alun-alun yang luar biasa murahnya: satu porsi Rp 3 ribu. Sehabis minum di Starling (aku mendengar pertama kali istilah ini dari kawan Harun Mahbub) […]