Aneka Kisah Tentang Wabah

Saya mendapatkan buku digital setebal 190 halaman ini dari Prof Faruk, dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada, di sebuah grup terbatas beberapa jam lalu. “Ini dibagi gratis,” kata Prof Faruk. “Tolong bagikan saja ke sebanyak-banyaknya orang,” tuturnya lagi di grup itu. Teman-teman di grup itu menyambutnya. Berjudul Wabah (Kumpulan Cerpen), buku diterbitkan atas kerja sama Fakultas Ilmu Budaya […]

Presiden itu Terbaring Sakit

Kemarin dapat pesan WhatsApp dari penyair Aceh Din Saja beserta foto ia sedang bersama penyair Hasbi Burman. Bang Din — begitu kami menyapanya — memberi kabar bahwa Bang Hasbi Burman sedang sakit. Sakit apa? “Kantung kemih. Rencana mau operasi, tapi HB masih rendah,” kata Bang Din. Pesan Bang Din saya teruskan ke grup Seniman Aceh dan Penyair Aceh agar sama-sama […]

Inspirasi dari Sang Bos

Sungguh saya kecele. Tidak hanya saya yang kecele. Ketika saya perlihatkan sampul buku ini kepada seorang kawan dan saya minta menebak buku “Apa Kabar Bos” itu mengulas tentang apa, sang teman itu langsung berujar: tentang bos-bos kan. Ya, saya pun demikian awalnya. Saya berpikir buku ini mengangkat tentang hal-hal “dunia eksekutif” alias para bos-bos, istilah teman saya tadi. Tapi rupanya […]

Menulis di Storial Bisa Dapat Uang

Banyak yang salah paham dengan platform penulisan. Salah satunya asumsi bahwa plarform hanya cocok untuk penulis muda dan penulis berpengalaman gak bakal laku di sana. Saya tidak sependapat dengan asumsi itu. Platform hanya sebuah ruang, bukan isi itu sendiri. Isjnya ditentukan oleh manusia. ibarat gelas, kalau diisi susu, maka ia akan berisi susu. Kalau diisi jamu maka isinya jamu.

Lelaki yang Ditelan Gerimis

Cerpen: Mustafa Ismail KAMI bertemu di Rex, Peunayong, ketika gerimis baru saja reda mengguyur Kota Banda Aceh itu. Aku tidak tahu dia muncul dari mana, tiba-tiba dia sudah berada di depanku. Sejenak aku sempat terperangah dengan kehadirannya. Aku hampir tidak mengenalnya jika ia tidak menyebut namanya sendiri, sambil bertanya kepadaku dalam logat Aceh yang kental, “Kau masih ingat kan?” Jelas […]