peristiwa

Kongres KSI dan Seminar Sastra

Tadi pagi, saya kembali melihat email dari Ahmadun Yosi Herfanda. Isinya adalah rilis, jadwal acara, dan petunjuk teknis bagi peserta kongres Komunitas Sastra Indonesia (KSI) yang diadakan di Wisma Argamulya Depdikbud, Cisarua, Puncak, Bogor, pada 23-25 Maret 2012.

Acara itu, selain memilih pengurus baru KSI (periode 2012-2015), menurut Ahmadun, juga mengadakan seminar sastra Indonesia mutakhir. Mendikbud Prof. Dr. Muhammad Nuh direncanakan akan membuka kongres sekaligus menyampaikan orasi sastra.

Sejulah sastrawan dan akademisi sastra terkemuka, menurut Ketua Panitia Kongres, H. Bambang Widiatmoko, akan jadi pembicara seminar ini. Ada Prof. Dr. Abdul Hadi WM, Dr. Nursamad Kamba, Dr. Sudaryono (Dimas Arika Miharja), Dr. Wahyu Wibowo, Eka Budianta, dan Dr. Mujizah. Sementara moderator adalah Iwan Gunadi dan Micky Hidayat.

Kongres juga akan ditandai dengan pentas sastra dan pergelaran “api unggun sastra”. Kegiatan ini menyajikan pertunjukan baca puisi oleh sejumlah penyair ternama. Juga ada musikalisasi puisi yang akan menampilkan Sanggar Sesaji pimpinan Rudi Karno dari Banjarmasin, Hasta Indrayana dari Yogyakarta, dan Sarang Matahari Penggiat Sastra pimpinan H. Shobir Pur dari Tangerang Selatan.

Para sastrawan nasional yang dijadwalkan akan tampil membacakan puisi antara lain Habiburrahman el Shirazy, Nana Rishki Susanti, Mustafa Ismail, Iman Budi Santosa, Mustowa W. Hasyim, Evi Idawati, Rukmi Wisnu Wardani, Anwar Putra Bayu, Fakhrunnas MA Jabbar, Chavcay Syaefullah, Micky Hidayat, Jumari HS, Toto St. Radik, Husnul Khuluqi, dan Sihar Ramses Simatupang.

Kongres yang diadakan bertepatan dengan usia 15 tahun KSI ini juga ditandai dengan pengumuman Sayembara Penulisan Puisi KSI Awards 2012 yang pengumpulan naskahnya dimulai sejak Maret 2011. Dewan juri KSI Awards, yang terdiri dari Ahmadun Yosi Herfanda, Bambang Widiatmoko, Diah Hadaning, Endo Senggono, dan Mujizah, telah memilih satu puisi terbaik penerima KSI Awards 2012, empat puisi unggulan yang akan menerima penghargaan khusus, dan 95 puisi pilihan untuk dibukukan bersama sajak-sajak pemenang.

Penyerahan penghargaan dan peluncuran antologipuisi KSI Awards 2012 akan dilakukan pada malam pembukaan Kongres. Kegiatan ini diselenggarakan dengan dukungan dari Bakti Budaya Djarum Foundation, Denny JA, dan Badan Bahasa Depdikbud RI.

Menurut Ahmadun Yosi Herfanda, ini merupakan KSI Awards kelima. KSI Award pertama pada 2000 yang diberikan kepada Toto St. Radik, KSI Awards kedua (2001) diraih Agus Hernawan, KSI Awards ketiga (2002) diraih oleh Zakh Syairum Majid Surono. Lalu KSI Awards keempat (2003) diraih Heru Mugiarso dengan runner-up Rukmi Wisnu Wardani. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: